Tanpa serum retinol, wanita ini bagikan cara menunda wajah kendur dan keriput pakai 2 bahan alami

Tanpa serum retinol, wanita ini bagikan cara menunda wajah kendur dan keriput pakai 2 bahan alami

Brilio.net - Bukan cuma rambut yang mulai memutih, seseorang yang sudah memasuki usia 35 tahun keatas juga akan mengalami tanda-tanda kulit yang menua. Salah satunya tanda penuaan kulit yang umum terjadi adalah keriput dan kulit yang mengendur. Bukan tanpa alasan, kondisi ini terjadi karena kulit mulai kehilangan elastisitasnya.

Biasanya keriput pertama kali muncul di area wajah, di mana kulit secara alami terlipat setiap kali wajah berekspresi, terutama saat tersenyum, memicingkan mata, dan mengernyitkan dahi. Seiring berjalannya waktu, kemampuan kulit untuk melindungi diri dari kerusakan ikut berkurang. Ini juga terjadi karena produksi kolagen dan elastin dalam jaringan kulit mulai mengalami penurunan. Hal inilah kemudian yang menjadi penyebab munculnya keriput di wajah dan area kulit lainnya.

Selain faktor penuaan, keriput dan kulit kendur di wajahjuga diperparah oleh berbagai faktor eksternal. Sebut saja paparan sinar matahari berlebih, polusi, sel kulit mati, perubahan cuaca, kulit yang dehidrasi, serta gaya hidup tidak sehat seperti merokok. Bahkan kondisi ini juga bisa terjadi lebih cepat saat seseorang baru berusia 20 tahun, atau juga disebut dengan penuuan dini.

Kulit penuh keriput dan mulai mengendur akan membuat wajah tampak tua dan kurang fresh. Tak heran jika banyak orang mencari cara untuk menunda hal ini terjadi. Mulai dari melakukan perawatan di klinik kecantikan, menggunakan produk skincare, dan memanfaatkan bahan-bahan alami.

Salah satu produk skincare yang banyak digunakan adalah serum retinol. Serum retinol adalah skincare yang memang diformulasikan untuk merangsang produksi kolagen dan menutrisi kulit. Retinol memang efektif, namun sayangnya, skincare satu ini memiliki harga yang relatif mahal. Tak perlu khawatir, karena kamu bisa memanfaatkan bahan-bahan alami dengan harga yang lebih ramah di kantong.

(brl/psa)

tags

Advertising
Advertising
STORIES